Kedatangannya Mengejutkan Hadirin Pesta Makan Malam (5)
Kedatangannya Mengejutkan Hadirin Pesta Makan Malam (5)
Bahkan Cheongsam di tubuhnya serasa terkoyak hingga tak berbentuk.
Kini, Youyou yang dicium dengan ganas hanya bisa pasrah hingga ia benar-benar kehilangan oksigen dari hidungnya, baru sosok pria di belakang melepaskannya..
Kemudian, terasa sosok itu bernapas dengan lembut di telinga Youyou, yang justru membuatnya semakin terangsang.
Tapi tiba-tiba, dagu Youyou ditarik lembut dan tubuhnya dipaksa untuk berbalik menghadap Jun Hang yang telah menunduk menatapnya.
"Beri aku penjelasan. Kenapa kamu ada di sini?" Jun Hang merendahkan suaranya dan bertanya dengan galak. Matanya yang dingin pun seperti obor dan menguncinya erat-erat.
Namun lebih dari itu.
Matanya terus menyorot tajam pada pakaian Youyou yang begitu menarik, bahkan Cheongsam yang ia kenakan hanya menutupi hampir ke pangkal paha, dan sepasang kaki putih, lembut, juga jenjang yang terekspos sempurna. Bukankah tampilannya yang seperti ini begitu memikat dan menarik perhatian?
Awalnya, ketika masih berada di luar, Jun Hang hanya melirik sekilas, meski ia telah memperhatikannya dengan samar. Tetapi tanpa diduga, ternyata Youyou benar-benar muncul di sini?!
Sungguh, hanya Tuhan yang tahu betapa bergejolak hati Jun Hang ketika ia baru saja memastikan bahwa itu adalah Youyou.
Orang yang sedang ia khawatirkan setengah mati rupanya ada di depan matanya saat ini.
Hanya saja, tidakkah Youyou tahu tempat apa ini?!
Orang biasa tidak bisa datang begitu saja. Bagaimana jika Youyou berpura-pura menjadi seseorang dania tertangkap?!
Sementara Youyou yang mendapati wajah cemberut dan khawatir Jun Hang tampak bersemu merah dengan bibirnya sedikit bengkak. Kemudian, ia sedikit mengusap wajahnya dan tersentak, "Menjelaskan apa? Aku akan datang ke sini jika aku mau. Lalu apa yang membuatmu begitu terkejut?"
Jawab Youyou dengan begitu santai.
Membuat Jun Hang semakin mengerutkan kening lebih dalam, lalu memeluknya erat-erat untuk mencegahnya melarikan diri. Kini, wajahnya benar-benar tampak pucat sekaligus murung. "Sekarang aku tidak peduli bagaimana kamu masuk, tetapi kamu tidak bisa pergi dari sini setengah langkah pun. Aku akan menjemputmu setelah acara selesai!"
Penjagaan di sini sangat ketat, bahkan orang-orang di markas mereka pun sulit menembusnya dengan teknologi tinggi yang mereka miliki. Ditambah lagi sekarang, meskipun Jun Hang tidak bisa memikirkan bagaimana Youyou bisa masuk, yang jelas, kini ia tidak bisa membiarkannya ditemukan oleh orang lain.
Jelas, Jun Hang tanpa sadar menganggapnya sebagai seseorang yang tidak penting di sini.
"
Dan begitu Jun Hang mengatakan itu, Youyou terlihat mengangkat wajahnya yang polos dengan angkuh, kemudian tampak ia menarik sudut bibirnya, dan mencibir dengan sarkasme tajam, "Oh, kamu mau menjemputku setelah acara ini selesai? Ketika kamu telah mengakui pada mereka semua bahwa Putri Anne adalah tunanganmu, masihkan kamu mau menjemputku setelah calon Putri diumumkan?"
"Youyou, semua ini tidak seperti yang kamu pikirkan—"
"Apa yang tidak seperti yang kupikirkan? Yah, silakan perkenalkan dia sesukamu dan jangan khawatirkan aku. Aku akan keluar dan pergi dari sini." Melihat wajah Jun Hang yang semakin kusut, Youyou balas menatapnya dengan tegas. "Kenapa? Apa lagi yang akan kamu lakukan jika aku meninggalkanmu?"
Saat Youyou marah, kata-kata ancamannya benar-benar tak lagi bisa dihindari.
Apalagi di saat yang sama, ia juga merasa sangat kecewa saat mendapati Jun Hang tidak membiarkan dirinya keluar. Apakah Jun Hang begitu takut bahwa ia akan menghancurkan rencananya?
Seperti itukah yang Jun Hang pikirkan tentang dirinya?
Haha!
Mesk konyol, tapi harus diakui bahwa ini adalah kebenarannya.
Padahal, alasan Youyou berada di sini sekarang adalah untuk mengikuti ibunya. Meski alasan awalnya karena ia telah menyetujui permintaan ibu, tapi di sisi lain, ia juga ingin menciptakan kekacauan. Ia tidak akan membiarkan kekasihnya menerima wanita lain dan memberikan Putri bodoh itu kesempatan untuk membawa Jun Hang pergi darinya.
Namun, dari tatapan mereka yang saling bersirobok saat ini, tampaknya Jun Hang benar-benar marah dengan sikapnya, tetapi Youyou adalah harta karun yang begitu berharga untuknya. Jadi, ia tidak bisa memukul atau memarahi, sampai akhirnya, Jun Hang hanya menundukkan kepalanya dan menggigit lipatan bibir Youyou dengan keras.
"Hmp…!"